Singkat: Butuh jawaban cepat tentang penggunaan praktis? Video ini menyoroti hal-hal penting. Saksikan kami mendemonstrasikan cara kerja Sensor Klorofil Serat Optik KWS-400, yang menampilkan sistem pembersihan otomatis, metode pemasangan, dan kemampuan pemantauan kualitas air secara real-time.
Fitur Produk Terkait:
Mengukur konsentrasi klorofil A menggunakan prinsip fluoresensi untuk penilaian kualitas air yang akurat.
Dilengkapi sikat pembersih otomatis untuk mencegah kontaminasi dan menghilangkan gelembung yang mengganggu pengukuran.
Sensor digital dengan output RS-485 mendukung protokol MODBUS untuk integrasi tanpa batas.
Memungkinkan pemantauan terus menerus secara langsung dan online untuk pengendalian dinamika kualitas air secara real-time.
Struktur serat optik memastikan pengulangan dan stabilitas yang sangat baik, tidak terpengaruh oleh cahaya sekitar.
Tersedia dalam dua model: KWS-400A untuk penggunaan standar dan KWS-400B dengan sistem pembersihan mandiri.
Peringkat perlindungan IP68 memungkinkan pengoperasian di bawah air hingga 60 meter untuk model KWS-400A.
Beroperasi dalam kisaran suhu luas 0-50°C untuk aplikasi lingkungan serbaguna.
Pertanyaan:
Apa prinsip pengukuran sensor klorofil KWS-400?
Sensor ini menggunakan prinsip fluoresensi, di mana lampu LED berenergi tinggi menstimulasi klorofil A dalam air untuk menghasilkan fluoresensi dengan panjang gelombang tertentu untuk pengukuran konsentrasi.
Apa perbedaan utama antara model KWS-400A dan KWS-400B?
KWS-400A adalah sensor serat klorofil standar tanpa pembersihan mandiri, sedangkan KWS-400B dilengkapi sistem sikat pembersih otomatis untuk mencegah kontaminasi dan menghilangkan gelembung.
Berapa kedalaman maksimum dan kisaran suhu untuk pengoperasian?
KWS-400A dapat beroperasi di bawah air hingga kedalaman 60 meter, sedangkan KWS-400B beroperasi hingga kedalaman 10 meter. Kedua model berfungsi dalam kisaran suhu 0-50°C.
Protokol keluaran dan komunikasi apa yang didukung sensor?
Sensor ini menyediakan output RS-485 dan mendukung protokol MODBUS untuk memudahkan integrasi dengan sistem pemantauan dan akuisisi data.