2025-08-20
Latar Belakang
Sebuah instalasi pengolahan air limbah kota memiliki tangki sedimentasi dengan kedalaman 10 meter. Selama bertahun-tahun, instalasi ini mengandalkan pengukuran level lumpur secara manual, yang tidak efisien dan menimbulkan risiko keselamatan. Untuk mencapai manajemen cerdas, instalasi ini memasang Split Ultrasonic Depth Sounder untuk memungkinkan pemantauan level lumpur secara real-time dan terintegrasi dengan sistem SCADA instalasi.
Konfigurasi Perangkat dan Aplikasi Parameter
Data Operasional
Selama commissioning, perangkat dipasang di tangki sedimentasi dengan diameter 20 m dan kedalaman 10 m. Di bawah ini adalah kutipan data pemantauan 24 jam:
| Waktu | Level Lumpur (m) | Arus Output (mA) | Status SCADA |
|---|---|---|---|
| 08:00 | 2.1 | 8.4 | Normal |
| 10:00 | 3.5 | 10.8 | Normal |
| 12:00 | 5.8 | 13.6 | Peringatan (Level Tinggi) |
| 14:00 | 7.9 | 16.3 | Alarm (Level Tinggi) |
| 16:00 | 4.0 | 11.2 | Kembali Normal |
| 20:00 | 6.2 | 14.0 | Meningkat tetapi Normal |
| 00:00 | 2.5 | 9.0 | Normal |
| 06:00 | 3.2 | 10.4 | Normal |
Catatan:
Hasil Aplikasi
Ringkasan Kasus
Dengan mengimplementasikan Split Ultrasonic Depth Sounder, instalasi pengolahan air limbah mencapai:
Dengan akurasi tinggi (1% -3%), resolusi halus (5 mm), perlindungan kuat (IP68), dan konsumsi daya rendah, perangkat ini adalah solusi ideal untuk pemantauan level lumpur dalam aplikasi air limbah kota.
Kirim pertanyaan Anda langsung ke kami